Tingkat Kesadaran Fraud di Kalangan Pelaku UMKM: Studi Kasus UMKM di Jakarta Selatan
Abstrak
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berperan penting dalam perekonomian nasional, namun rentan terhadap fraud akibat lemahnya pengendalian internal dan rendahnya literasi keuangan. Penelitian ini mengeksplorasi kesadaran anti-fraud pelaku UMKM di Jakarta Selatan serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, data dikumpulkan dari 15 pelaku UMKM melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis secara tematik berdasarkan Fraud Triangle dan Model Tiga Lini (IIA). Hasil menunjukkan mayoritas UMKM belum memiliki sistem kontrol keuangan memadai, seperti pemisahan tugas dan pencatatan real-time. Minimnya pelatihan eksternal turut memperburuk kondisi ini. Meski begitu, ada kesadaran untuk memperkuat kontrol internal melalui digitalisasi sederhana dan edukasi berkelanjutan. Disarankan pelatihan anti-fraud, penyusunan SOP, dan dukungan dari pemerintah atau asosiasi guna membangun UMKM yang lebih akuntabel dan tahan fraud.