https://jurnal.iapi.or.id/index.php/ijaa/issue/feedIndonesian Journal of Auditing and Accounting2026-05-18T14:19:01+07:00Institut Akuntan Publik Indonesiainfo@iapi.or.idOpen Journal Systems<p>IJAA (Indonesian Journal of Auditing and Accounting) e-ISSSN 3032-6273 adalah jurnal yang dikelola oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI). Jurnal ini diharapkan menjadi wadah bagi para akademisi dan praktisi Akuntansi dan Audit untuk mempublikasikan hasil penelitiannya. IJAA menerbitkan 2 edisi setiap tahunnya pada bulan Januari dan Juli. Artikel yang diterbitkan adalah karya penulis sendiri dan belum pernah dipublikasikan di jurnal dan media mana pun.</p>https://jurnal.iapi.or.id/index.php/ijaa/article/view/156Pengaruh Emas terhadap Bitcoin: Perspektif Aset Penyimpan Nilai2026-05-05T16:05:50+07:00Clairine Cardin Tobingckohardinata@ciputra.ac.idCliff Kohardinatackohardinata@ciputra.ac.id<p>Ketidakpastian ekonomi dan inflasi mendorong investor untuk mencari aset lindung nilai. Emas telah lama dianggap sebagai safe haven, sementara Bitcoin mulai dipandang sebagai alternatif digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh harga emas terhadap pergerakan harga Bitcoin dengan indeks Dow Jones sebagai variabel kontrol. Metode yang digunakan adalah regresi linear dengan pendekatan Ordinary Least Squares (OLS), menggunakan data sekunder bulanan dari tahun 2019 hingga Oktober 2024. hasil penelitian menunjukkan bahwa emas memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap harga Bitcoin, sedangkan indeks Dow Jones tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini mendukung teori penyimpan nilai (store of value) dan semakin memperkuat peran Bitcoin sebagai aset alternatif dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi. Hasil ini dapat memberikan implikasi praktis bagi investor dan pengambil keputusan dalam strategi manajemen risiko portofolio di tengah transisi global menuju digitalisasi ekonomi.</p>2026-01-31T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 Indonesian Journal of Auditing and Accountinghttps://jurnal.iapi.or.id/index.php/ijaa/article/view/152Corporate Tax Policy: A Comparative Analysis of Corporate Audit Quality2025-11-03T16:17:39+07:00Hendro Paulushendropaulus13stpaulus@gmail.comDeden Tarmidi55524110019@student.mercubuana.ac.idShinta Melzatia55524110019@student.mercubuana.ac.idTaufik Akbar55524110019@student.mercubuana.ac.id<p>This study aims to analyze the effect of transfer pricing, firm size, and earnings management on tax avoidance, and how audit quality classifies the relationship. The study was conducted on 380 company data by comparing between companies audited by Big Four and non-Big Four Public Accounting Firms (KAP). The regression analysis results show that overall (Model 1), transfer pricing has a significant positive effect on tax avoidance, while firm size has a significant negative effect, and earnings management has no significant effect. In companies audited by Big Four KAP (Model 2), transfer pricing and earnings management show significant influence on tax avoidance, with positive and negative directions respectively. Firm size also shows a significant negative effect in this model. In contrast, for non-Big Four firms (Model 3), only transfer pricing and earnings management have a significant effect on tax avoidance, while firm size has no effect. These results indicate that audit quality plays a role in classifying the effect of firm size and earnings management on tax avoidance. These findings make an important contribution to understanding the dynamics of corporate tax policy and its implications for tax governance and regulation.</p>2026-01-31T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 Indonesian Journal of Auditing and Accountinghttps://jurnal.iapi.or.id/index.php/ijaa/article/view/124Membuka Transparansi Keuangan: Peran Blockchain, Kecerdasan Buatan, dan Keamanan Siber dalam Akuntansi2025-07-10T11:11:29+07:00Afina Amaliaamaliaafin29@gmail.comMaya Oktavianimaya@uwks.ac.idFirman Nashirfnashiru@yahoo.co.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk memetakan literatur terkini mengenai kontribusi teknologi <em>blockchain, artificial intelligence</em> (AI), dan <em>cybersecurity</em> terhadap transparansi pelaporan keuangan, serta mengidentifikasi trust issue yang muncul dalam implementasinya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik Systematic Literature Review (SLR), yang mencakup analisis terhadap 23 artikel ilmiah yang relevan, dipublikasikan antara tahun 2020 hingga 2025. Hasil studi menunjukkan bahwa penerapan teknologi digital dapat meningkatkan keandalan, efisiensi, dan akuntabilitas laporan keuangan. Namun demikian, ketiganya masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan pengungkapan, resistensi adopsi, kompleksitas sistem, serta isu kepercayaan dari para pemangku kepentingan. Penelitian ini memberikan kontribusi dengan mengintegrasikan ketiga topik utama dalam satu kerangka literatur yang utuh, yang sebelumnya lebih sering dikaji secara terpisah. Selain memberikan pemetaan teoretis, studi ini juga mengarahkan penelitian selanjutnya untuk mengkaji aspek regulasi dan praktik pelaporan berbasis teknologi secara lebih mendalam melalui pendekatan empiris.</p>2026-01-31T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 Indonesian Journal of Auditing and Accountinghttps://jurnal.iapi.or.id/index.php/ijaa/article/view/153Pengaruh Keberagaman Gender Dan Keahlian Finansial Terhadap Financial Statement Fraud (Studi Pada Sektor Konstruksi Di Indonesia Dan Singapura)2026-01-19T12:47:47+07:00Ivana Rosa Purbaningrumivanarosa1810@gmail.comAgus Widarsonoagus.widarsono@upi.eduNono Supriatnanonoaku@upi.edu<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara keberagaman gender di direksi dan komisaris, keahlian finansial, dan financial statement fraud. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif. Sampel penelitian terdiri dari 55 perusahaan yang beroperasi di sektor konstruksi, dengan periode pengamatan selama tiga tahun, menghasilkan total 165 sampel. Metode pengujian yang digunakan adalah Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM), yang memungkinkan untuk mengungkap dan mengukur hubungan kompleks antar variabel yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberagaman gender memiliki pengaruh negatif terhadap financial statement fraud. Selanjutnya, keahlian finansial terbukti memiliki pengaruh positif terhadap financial statement fraud pada perusahaan sektor konstruksi di Indonesia dan Singapura pada tahun 2022-2024. Namun, arogansi CEO tidak dapat memoderasi pengaruh keberagaman gender dan keahlian finansial terhadap financial statement fraud pada periode yang sama. Hasil penelitian ini menyarankan bahwa perusahaan perlu memperhatikan keberagaman gender, tetapi lebih menekankan pada penguatan pengendalian internal dan pengawasan. Selain itu, penting untuk merekrut individu dengan latar belakang akuntansi yang kuat dan pengalaman relevan guna mengurangi potensi kecurangan.</p>2026-01-31T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 Indonesian Journal of Auditing and Accountinghttps://jurnal.iapi.or.id/index.php/ijaa/article/view/157From Good Deeds to Tax Strategies: The Interplay of CSR, Profitability, and Leverage on Tax Avoidance in Indonesia2026-05-06T16:09:15+07:00Raden Roro Diana Atika Ghozalidianaatika@live.undip.ac.idRissa Ananditadianaatika@live.undip.ac.idNaila Hanumdianaatika@live.undip.ac.idapipdianaatika@live.undip.ac.id<p>This research investigates the influence of Corporate Social Responsibility, profitability, and leverage on tax avoidance strategies within Indonesian companies listed in the Bloomberg FEB Undip database between 2016 and 2023. Tax avoidance is quantified using the Cash Effective Tax Rate. The study employed purposive sampling to select its sample. Findings indicate that CSR, profitability, and leverage have not been the primary determinants of tax avoidance behavior among Indonesian companies. Furthermore, the study observed considerable variability in CSR and leverage disclosures, alongside a tendency towards significant tax avoidance in certain firms.</p>2026-01-31T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 Indonesian Journal of Auditing and Accountinghttps://jurnal.iapi.or.id/index.php/ijaa/article/view/151Analisis Tantangan Audit dan Antifraud Digital dalam Penerapan 16 Pilar Tata Kelola Bank di Indonesia2025-11-03T16:07:24+07:00Victoria Ari Palma Akadiatiaripalma.gentiaras@gmail.comAgnes Susana Merry Purwatiag.susana5@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara konseptual implementasi 16 pilar tata kelola perusahaan pada sector perbankan melalui pendekatan teknologi informasi, sistem pelaporan digital, dan strategi anfifraud berbasis data. Dengan menggunakan metode kajian pustaka, penelitian mengidentifikasi kesenjangan signifikan dalam tingkat implementasi antara bank besar dan bank kecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bank besar telah mengeimplementasikan beberapa pilar secara efektif yang meliputi peran direksi dan komisaris, manajemen risiko digital, kepatuhan regulasi, integritas pelaporan, serta perencanaan strategis yang didukungan infrastruktur dan kompetensi memadai. Pilar yang masih mengalami kendala meliputi pelaporan benturan kepentingan, audit internal dan eksternal berbasis teknologi, strategi antifraud digital, keuangan berkelanjutan, serta tata kelola pada Kelompok Usaha Bank (KUB). Temuan penelitian mempertegas bahwa keberhasilan implementasi keseluruhan pilar bergantung pada integrasi teknologi, penguatan tata kelola data, kesiapan sistem pelaporan digital, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan mendesak untuk memahami kesiapan industri perbankan dalam mengoprasionalkan pilar-pilar tata kelola melalui pemanfaatan teknologi digital, terutama dalam menghadapi meningkatnya risiko siber, tuntutan pelaporan keberlanjutan, dan era pengawasan berbasis data. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan indikator digital GCG dan penguatan infrastruktur data sebagai langkah strategis menuju tata kelola perbankan yang lebih transparan dan berkelanjutan.</p>2026-01-31T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 Indonesian Journal of Auditing and Accounting