https://jurnal.iapi.or.id/index.php/ijaa/issue/feedIndonesian Journal of Auditing and Accounting2026-10-30T12:57:09+07:00Institut Akuntan Publik Indonesiainfo@iapi.or.idOpen Journal Systems<p>IJAA (Indonesian Journal of Auditing and Accounting) e-ISSSN 3032-6273 adalah jurnal yang dikelola oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI). Jurnal ini diharapkan menjadi wadah bagi para akademisi dan praktisi Akuntansi dan Audit untuk mempublikasikan hasil penelitiannya. IJAA menerbitkan 2 edisi setiap tahunnya pada bulan Januari dan Juli. Artikel yang diterbitkan adalah karya penulis sendiri dan belum pernah dipublikasikan di jurnal dan media mana pun.</p>https://jurnal.iapi.or.id/index.php/ijaa/article/view/165Analisis Persepsi Pengguna Terhadap Implementasi Sistem Coretax: Studi Kualitatif pada KPP Madya Dua Kota Bandung2026-07-15T17:08:49+07:00Resti Dayusmanresti.dayusman@widyatama.ac.idWedi Rusmawan Kusumahwedi.rusmawan@widyatama.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi pengguna terhadap implementasi sistem Coretax dari berbagai sudut pandang pengguna. Coretax merupakan sebuah sistem administrasi perpajakan yang dirancang untuk memodernisasi dan mempercepat proses administrasi perpajakan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan pajak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif sedangkan pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dengan subjek penelitian yaitu pegawai pajak, wajib pajak dan konsultan pajak yang terdaftar di KPP Madya Dua Kota Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi sistem Coretax memberikan kebermanfaatan dan kemudahan yang dirasakan oleh pengguna sehingga pengguna optimis dengan potensinya di masa depan dalam mempermudah administrasi perpajakan dan meningkatkan efetivitas kepatuhan pajak. Selain daripada itu, masih terdapat tantangan dan hambatan yang dirasakan pengguna. Namun dengan segala upaya yang dilakukan untuk mengatasi tantangan dan hambatan tersebut, maka sistem Coretax ini akan berjalan dengan lebih efektif, efisien dan lebih banyak memberikan kebermanfaatan. Sehingga, apa yang menjadi tujuan dari reformasi sistem administrasi perpajakan dapat tercapai.</p>2026-07-01T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 Indonesian Journal of Auditing and Accountinghttps://jurnal.iapi.or.id/index.php/ijaa/article/view/164Faktor-Faktor yang Memengaruhi Minat Mahasiswa Akuntansi dalam Pemilihan Karier sebagai Akuntan Publik2026-07-02T15:44:02+07:00Stevani Sapta Ningrumstevanisapta1909@gmail.comVictoria Ari Palma Akadiativictoria.ari@stie.gentiaras.ac.idKristina Estisarikristinaestisari@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penghargaan finansial, lingkungan kerja, nilai-nilai sosial, pelatihan profesional, pertimbangan pasar kerja, personalitas, dan persepsi peran gender terhadap minat mahasiswa akuntansi dalam memilih karier sebagai akuntan publik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui kuesioner dari 135 mahasiswa program studi akuntansi pada beberapa perguruan tinggi di Bandar Lampung. Sampel ditentukan menggunakan purposive sampling. Analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, koefisien determinasi, serta uji F dan uji t dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai sosial (p = 0,003) dan pelatihan profesional (p = 0,001) berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat mahasiswa untuk berkarier sebagai akuntan publik. Sebaliknya, penelitian tidak menemukan bukti pengaruh signifikan penghargaan finansial (p = 0,177), lingkungan kerja (p = 0,771), pertimbangan pasar kerja (p = 0,058), personalitas (p = 0,303), dan persepsi peran gender (p = 0,706) pada taraf signifikansi 5%. Temuan ini memberikan implikasi bagi perguruan tinggi dan asosiasi profesi untuk memperkuat pelatihan, pengenalan profesi, dan kesempatan magang. Keterbatasan penelitian meliputi cakupan responden di Bandar Lampung serta belum dimasukkannya pengalaman magang di kantor akuntan publik sebagai variabel kontrol.</p>2026-07-01T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 Indonesian Journal of Auditing and Accountinghttps://jurnal.iapi.or.id/index.php/ijaa/article/view/166Pengaruh Fee Audit, Pergantian Auditor, dan Audit Tenure Terhadap Audit Report Lag2026-07-20T21:24:20+07:00Feliyana Sarifeliyanasari44@gmail.comRatih Qadarti Anjilnifeliyanasari44@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fee audit, pergantian auditor, dan <em>audit tenure</em> terhadap audit report lag pada perusahaan sektor <em>consumer cyclicals</em> yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi data panel. Sampel dipilih menggunakan teknik <em>purposive sampling</em> dan terdiri atas 28 perusahaan dengan periode pengamatan enam tahun, sehingga diperoleh 168 observasi setelah penghapusan outlier. Data sekunder diperoleh dari laporan tahunan perusahaan dan dianalisis menggunakan EViews 12. Hasil uji simultan menunjukkan bahwa <em>fee</em> audit, pergantian auditor, dan <em>audit tenure</em> secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap audit report lag. Namun, secara parsial, ketiga variabel tersebut tidak berpengaruh signifikan terhadap <em>audit report lag</em>.</p>2026-07-01T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 Indonesian Journal of Auditing and Accountinghttps://jurnal.iapi.or.id/index.php/ijaa/article/view/169Tax Avoidance and Firm Value in Indonesia: A Systematic Literature Review2026-10-29T14:16:49+07:00Alya Widiatrisyaniefraimperjuangan@gmail.comZahara Syahfa Marlizaefraimperjuangan@gmail.comEfraim Perjuanganefraimperjuangan@gmail.com<p>This study synthesizes the relationship between tax avoidance and firm value in Indonesia, considering investor perceptions, risk, and corporate governance. A systematic literature review covers 14 quantitative articles published in 2021–2025: six identified through Scopus and eight from SINTA 2-accredited journals identified through Google Scholar. The narrative synthesis reveals mixed associations. Some studies report positive relationships linked to tax-saving benefits, whereas others report negative or statistically insignificant relationships. Differences in tax avoidance and firm value proxies, sectoral coverage, observation periods, and model specifications limit direct comparisons. Signaling and agency theories provide interpretive frameworks for considering tax-saving benefits alongside reputational risks and conflicts of interest. Investor perceptions offer a conceptual explanation for variation in the findings rather than a mechanism directly tested in every study. The review concludes that tax savings do not necessarily translate into higher firm value and that findings require context-sensitive and method-sensitive interpretation. The limited evidence base and absence of a meta-analysis constrain generalizability.</p>2026-07-01T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 Indonesian Journal of Auditing and Accountinghttps://jurnal.iapi.or.id/index.php/ijaa/article/view/170Penerapan Blue Accounting dalam Wirausaha Budidaya Lobster 2026-10-30T12:57:09+07:00Vita Angraynivitaanggrayni12@gmail.comSilvianasilvia.yuandari@widyatama.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan mengkaji penerapan <em>blue accounting</em> pada usaha budidaya lobster di Desa Lalibo, Kecamatan Mawasangka Tengah, Kabupaten Buton Tengah. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi literatur. Temuan disajikan berdasarkan dimensi <em>stock accounting</em>, <em>flow accounting</em>, dan <em>value accounting</em>. <em>Stock accounting</em> berkaitan dengan pendataan bibit, jenis, dan jumlah lobster serta pemantauan pertumbuhan. <em>Flow accounting</em> berkaitan dengan produksi, distribusi ke pasar domestik dan internasional, serta kerja sama pemasaran. <em>Value accounting</em> berkaitan dengan pendapatan penjualan dan manfaat sosial yang dilaporkan, termasuk penciptaan lapangan kerja dan penguatan kelompok pembudidaya. Praktik tersebut menunjukkan bahwa unsur <em>blue accounting</em> tercermin dalam kegiatan usaha dan pengelolaan sumber daya setempat. Temuan ini mengimplikasikan perlunya pencatatan sederhana dan terintegrasi yang menghubungkan kinerja usaha dengan aspek lingkungan dan sosial. Penelitian terbatas pada satu desa dan memberikan gambaran kualitatif mengenai praktik yang berlangsung, sehingga tidak mengukur dampak lingkungan secara kuantitatif maupun membuktikan hubungan sebab akibat terhadap pendapatan atau keberlanjutan ekosistem.</p>2026-07-01T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 Indonesian Journal of Auditing and Accounting