https://jurnal.iapi.or.id/index.php/prosiding/issue/feedProceeding Auditing and Accounting Conference2026-05-21T16:03:16+07:00Open Journal Systems<p><em>Proceeding Auditing and Accounting Conference</em> (e-ISSN 3047-8065) merupakan sarana yang digunakan untuk mempublikasikan hasil penelitian yang telah disajikan dalam acara tahunan Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) yang dikenal sebagai Certified Public Accountant Days (CPA Days). CPA Days menawarkan beragam kegiatan seperti kompetisi akuntansi & auditing, seminar nasional, <em>career fair</em>, konsultasi dengan para ahli, dan <em>Call for Paper</em>.</p> <p>CPA Days memberikan kesempatan yang sangat berharga bagi mahasiswa, dosen, dan praktisi untuk terlibat dalam kompetisi yang mendalam, berbagi pengetahuan, dan pengalaman yang berharga, serta memberikan kontribusi penting untuk kemajuan profesi akuntansi dan audit. Dengan suasana yang dinamis dan kolaboratif, acara ini tidak hanya mendorong pertumbuhan kapabilitas pribadi dan profesional, tetapi juga mempererat hubungan di antara peserta, menciptakan platform unik untuk menggali potensi penuh dalam dunia akademis dan profesional. Bergabunglah dalam CPA Days, dan saksikanlah bagian dari perjalanan inspiratif ini menuju puncak keunggulan dalam bidang akuntansi dan audit.</p>https://jurnal.iapi.or.id/index.php/prosiding/article/view/159Do Audit Costs and Quality Curb Corporate Tax Agression? Insights from the Basic Materials Manufacturing Sector2026-05-21T11:18:26+07:00Resha Rosilitaalfitar@lecturer.undip.ac.idAlfita Rakhmayanialfitar@lecturer.undip.ac.idMaya Aresteriaalfitar@lecturer.undip.ac.idApipalfitar@lecturer.undip.ac.idDeddy Sulestiyonoalfitar@lecturer.undip.ac.id<p>The issue of tax aggressiveness in Indonesia, particularly among manufacturing companies in the basic materials sector, has become a major concern given the significant contribution of this sector to national tax revenue. This study aims to analyze the effect of audit fees and audit quality on tax aggressiveness in manufacturing companies in the basic materials sector listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2019–2023 period. The research uses a quantitative approach with secondary data from financial statements, and tests are conducted on 162 samples using multiple linear regression analysis. The results show that audit fees have no effect on tax aggressiveness, while audit quality, as represented by Big 4 auditors, reduces tax aggressiveness. The practical implications of these findings suggest that high-quality audits will uncover aggressive tax practices, prompting companies to be more transparent and compliant with tax regulations. In addition, regulators can encourage auditors to play a greater role in improving tax compliance.</p>2025-12-31T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 Proceeding Auditing and Accounting Conferencehttps://jurnal.iapi.or.id/index.php/prosiding/article/view/160Peran Transformasi Digital dalam Memoderasi Pengaruh Tuna Sathak Bathi Sanak dan Kolaborasi Win-Win terhadap Pertumbuhan UMKM2026-05-21T11:25:44+07:00Oryza Sativa Oryza Sativaoryza.fe@gmail.comHerlina Sunartioryza.fe@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Tuna Sathak Bathi Sanak sebagai nilai kearifan lokal Jawa dan kolaborasi win-win terhadap pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), dengan transformasi digital sebagai variabel moderasi. Penelitian ini dilakukan pada pelaku UMKM yang beroperasi di Pasar Gede, Solo dan Pasar Glodok, Jakarta, dengan total 215 responden. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui Moderated Regression Analysis (MRA), hasil penelitian menunjukkan bahwa Tuna Sathak Bathi Sanak berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan UMKM. Sebaliknya, kolaborasi win-win menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan UMKM. Selanjutnya, transformasi digital memperkuat hubungan positif antara Tuna Sathak Bathi Sanak dan pertumbuhan UMKM, sementara transformasi digital memperlemah hubungan antara kolaborasi win-win dan pertumbuhan UMKM. Temuan ini menegaskan pentingnya mengintegrasikan kearifan lokal dengan kapabilitas digital untuk mendorong pertumbuhan UMKM. Namun, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa strategi kolaborasi perlu dikelola secara hati-hati di era digital agar dapat memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan usaha.</p>2025-12-31T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 Proceeding Auditing and Accounting Conferencehttps://jurnal.iapi.or.id/index.php/prosiding/article/view/161Literature Review Efektivitas Audit Internal dalam Three Lines Model2026-05-21T11:31:14+07:00Muhammad Rifli Agustianrifliagustian019@trilogi.ac.idNanda Ajeng Safitririfliagustian019@trilogi.ac.idEllena Arindyarifliagustian019@trilogi.ac.id<p><em>Three Lines Model</em> merupakan kerangka tata kelola dan manajemen risiko yang secara luas diadopsi oleh organisasi global, dengan audit internal sebagai lini ketiga yang memberikan jaminan independen atas efektivitas sistem pengendalian. Namun, dinamika risiko modern, seperti transformasi digital, keamanan siber, dan tuntutan regulasi, menuntut pembaruan baik secara struktural maupun perilaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas audit internal dalam konteks <em>Three Lines Model</em> melalui pendekatan <em>systematic literature review</em> berbasis PRISMA, dengan fokus pada publikasi terindeks Scopus periode 2021–2025. Hasil analisis terhadap 13 artikel menunjukkan bahwa efektivitas audit internal dipengaruhi oleh faktor organisasi, proses audit, kolaborasi lintas lini, serta dukungan manajemen dan dewan. Inovasi seperti process mining dan kolaborasi antar lini, termasuk auditor eksternal dan regulator (<em>Five Lines Model</em>), terbukti memperkuat sistem pengawasan. Di sisi lain, tantangan perilaku seperti konflik internal dan perebutan kekuasaan turut mempengaruhi efektivitas audit. Penelitian ini menyimpulkan bahwa audit internal yang adaptif, kontekstual, dan berkolaborasi aktif sangat krusial dalam menciptakan tata kelola yang akuntabel dan resilien. Keterbatasan penelitian meliputi generalisasi konteks organisasi, perbedaan regulasi, serta minimnya panduan implementasi praktis di berbagai sektor.</p>2025-12-31T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 Proceeding Auditing and Accounting Conferencehttps://jurnal.iapi.or.id/index.php/prosiding/article/view/162Tingkat Kesadaran Fraud di Kalangan Pelaku UMKM: Studi Kasus UMKM di Jakarta Selatan2026-05-21T15:54:22+07:00Dwi Maharani PutriNonikhrns08@gmail.comDiva Purnama DewiNonikhrns08@gmail.comNanda AryanaNonikhrns08@gmail.comNoni KhairunisaNonikhrns08@gmail.com<p>Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berperan penting dalam perekonomian nasional, namun rentan terhadap fraud akibat lemahnya pengendalian internal dan rendahnya literasi keuangan. Penelitian ini mengeksplorasi kesadaran anti-fraud pelaku UMKM di Jakarta Selatan serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, data dikumpulkan dari 15 pelaku UMKM melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis secara tematik berdasarkan Fraud Triangle dan Model Tiga Lini (IIA). Hasil menunjukkan mayoritas UMKM belum memiliki sistem kontrol keuangan memadai, seperti pemisahan tugas dan pencatatan real-time. Minimnya pelatihan eksternal turut memperburuk kondisi ini. Meski begitu, ada kesadaran untuk memperkuat kontrol internal melalui digitalisasi sederhana dan edukasi berkelanjutan. Disarankan pelatihan anti-fraud, penyusunan SOP, dan dukungan dari pemerintah atau asosiasi guna membangun UMKM yang lebih akuntabel dan tahan fraud.</p>2025-12-31T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 Proceeding Auditing and Accounting Conferencehttps://jurnal.iapi.or.id/index.php/prosiding/article/view/163Komite Audit dan Dewan Pengawas Syariah sebagai Penentu Kinerja Keuangan dengan Dewan Komisaris Independen sebagai Pemoderasi pada Bank Umum Syariah Periode 2019-20232026-05-21T16:03:16+07:00Faalih Ferdianaferdianafaalih@gmail.comMakmuri Ahdiferdianafaalih@gmail.comAditya Achmad Rakimferdianafaalih@gmail.comHelena Agustinferdianafaalih@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komite audit dan dewan pengawas syariah sebagai penentu kinerja keuangan dengan dewan komisaris independen sebagai pemoderasi pada bank umum syariah periode 2019 – 2023. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Sumber data menggunakan studi dokumentasi dengan data sekunder berupa laporan tahunan bank umum syariah periode 2019 – 2023. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh bank umum syariah yang ada di Indonesia serta terdaftar dalam Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sampel penelitian yang digunakan yaitu 11 bank umum syariah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komite audit berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan. Dewan pengawas syariah tidak berpengaruh positif signfikan terhadap kinerja keuangan. Dewan komisaris independen tidak mampu memoderasi pengaruh komite audit dan dewan pengawas syariah terhadap kinerja keuangan bank umum syariah periode 2019-2023.</p>2025-12-31T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2025 Proceeding Auditing and Accounting Conference